Gelar Kajian Ramadan, Muhammadiyah Ajak Umat Jaga Alam
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kota Malang menggelar kajian ramadan pada Ahad (1/3) petang di aula kantor PDM di jalan Gajayana No 28 B kota setempat. Gelaran ini mengusung tema 'Implementasi Tafsir Ekoteologi Dalam Dakwah Muhammadiyah'.
Diikuti jajaran pengurus PDM, PDA, para pimpinan cabang serta ranting, kajian ini menghadirkan pimpinan pusat Muhammadiyah, DR KH Sa’ad Ibrahim.
Dalam ceramahnya, ketua pimpinan pusat Muhammmadiyah yang membidangi tabligh, dakwah komunitas, pondok pesantren, pembinaan haji dan umrah Muhammadiyah tersebut menyampaikan pentingnya menjaga dan merawat alam dan seisinya.
Menurutnya, sebagai khalifah di muka bumi, hal tersebut menjadi kewajiban karena semua yang ada di muka bumi ini merupakan anugerah dari yang Maha Kuasa. "Rusaknya alam dan terjadinya berbagai bencana alam selama ini, seperti di Sumatera dan Aceh, dipicu oleh ulah manusia yang tidak ramah terhadap alam," ujarnya.
Maka dari itu, pihaknya mengajak semua umat, khususnya warga Muhammadiyah agar tidak merusak alam namun bersahabat dengan alam. Kiai yang pernah menjadi pimpinan wilayah Muhammadiyah Jawa Timur ini pun mengajak agar menjaga setiap jengkal alam dan berbuat baik dengan tanpa mengharap imbalan.
"Perbuatan sekecil apapun, akan membawa dampak besar bagi sesama. Seperti halnya menanam satu pohon demi anak cucu di masa mendatang. Maka dari itu, mari kita berlomba-lomba untuk memberikan yang terbaik bagi bumi yang kita pijak ini," ajaknya.
Pernyataan senada disampaikan ketua PDM kota Malang, DR Abdul Haris. Menurutnya, apabila alam ini rusak maka manusialah yang akan dirugikan dan yang akan menanggung semua resikonya. "Gaya hidup sehat seperti membuang sampah pada tempatnya akan turut mencegah terjadinya banjir maupun tanah longsor," jelasnya.
Hingga saat ini, kata dia, kesadaran masyarakat untuk menjaga alam masih sangat rendah meski dari hal-hal kecil. "Ini menjadi tugas Muhammadiyah untuk memberikan contoh kedepan dalam persoalan ini. Kemudian bagaimana menghijaukan alam ini, karena itu akan menjadi nafas untuk kebaikan kita semua," pungkasnya.
Pada momen ini, PDM kota Malang mendapat hibah tanah sekitar 3.200 meter persegi dari sejumlah warga Muhammadiyah. Sejalan dengan tema yang diusung dalam kajian ramadan ini, maka hibah tersebut akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kemaslahatan umat yang juga menjadi bagian dari upaya menjaga alam serta perwujudan rasa syukur kepada yang Maha Esa.(saf)