Bangun Ekosistem Pendidikan, Begini Ikhtiar PCM Klojen

Bangun Ekosistem Pendidikan, Begini Ikhtiar PCM Klojen

01 Agustus 2026
Administrator
Pendidikan 4 kali dibaca

Kota Malang - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Klojen kembali meneguhkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penyelenggaraan upgrading guru dan tenaga kependidikan amal usaha pendidikan Muhammadiyah se-wilayah PCM Klojen. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (1/8) di SMP Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang dan diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan dari amal usaha pendidikan Muhammadiyah di bawah naungan PCM Klojen.

Gelaran ini engusung tema Berkhidmat dengan Hati, "Menumbuhkan Etos Kerja dan Loyalitas Guru Muhammadiyah Sebagai Pelaku Dakwah Pendidikan, kegiatan ini menjadi forum penguatan ideologi, peningkatan kompetensi profesional, serta peneguhan semangat dakwah melalui pendidikan.

Sekretaris majelis dikdasmen PDM Kota Malang,  Biggie Noviyandi, S.Pd, memaparkan keberhasilan SPMB 2026 mengalami peningkatan 36-40%. Hal ini mengindikasikan potensi kepercayaan masyarakat mulai melirik sekolah Muhammadiyah khusunya di kota Malang, karena itu tingkatkan kualitas akademik dan kontribusi pelayanan prima dan terbaik sebagai langkah menjaga dan merawat Amanah umat.

Sementara itu, salah satu nara sumber yang juga ketua majelis dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Prof. Dr. Khozin, M.Si menyampaikan materi berjudul "Berkarya dengan Prestasi, Menguatkan Komitmen SPMB dan Pemahaman Ke-Muhammadiyahan untuk Kemajuan Sekolah’. Menurutnya, bahwa keberhasilan sekolah Muhammadiyah tidak hanya diukur dari jumlah peserta didik, tetapi juga dari kualitas tata kelola organisasi dan budaya kerja seluruh warga sekolah.

Pihaknya [un mengingatkan tiga prinsip penting yang harus dihindari dalam mengelola sekolah Muhammadiyah, yaitu jangan konflik, jangan korupsi, dan jangan kolot. Pasalnya, ketiga hal tersebut menjadi penghambat utama lahirnya sekolah yang unggul dan mampu bersaing.

Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah Muhammadiyah, Prof. Khozin menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan melalui empat aspek utama, yaitu menjaga kebersihan lingkungan sekolah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat administrasi yang tertib dan akuntabel, serta membangun sistem manajemen sekolah yang profesional.

 Selain itu, dia mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk memiliki budaya kerja dan penuh inisiatif. "Bekerjalah dengan inisiatif, jangan menunggu perintah, dan jalankan setiap amanah dengan hati yang bahagia. Semangat melayani itulah yang akan menjadi kekuatan sekolah Muhammadiyah untuk terus berkembang," pesan Prof. Khozin.

Terpisah, Wakil direktur 1 pasca sarjana UIN Maliki dan motivator nasional, Prof. Like Rascova Oktoberlina, M. E. d., yang juga menjadi nara sumber menyampaikan materi berjudul "Berkhidmat dengan Hati, Menumbuhkan Etos Kerja dan Loyalitas Guru Muhammadiyah sebagai Pelaku Dakwah Pendidikan’. Pihaknya pun menegaskan bahwa guru Muhammadiyah merupakan pelaku dakwah yang menghadirkan nilai-nilai Islam melalui proses pendidikan. Oleh karena itu, guru dituntut memiliki etos kerja yang tinggi, loyalitas terhadap Persyarikatan Muhammadiyah, serta mampu membangun komunikasi yang positif dengan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Prof. Like menjelaskan bahwa komunikasi yang efektif harus terjalin secara harmonis antara guru dengan sesama guru, guru dengan peserta didik, maupun guru dengan orang tua atau wali murid. Hubungan komunikasi yang baik akan memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan produktif. Selain kemampuan komunikasi, yang perlu diingat yaitu pentingnya menjaga penampilan sebagai cerminan profesionalisme seorang pendidik. Guru diharapkan selalu berpenampilan rapi, sopan, dan mampu menjadi teladan bagi peserta didik dalam sikap maupun perilaku,” jelasnya.

Ketua PCM Klojen, Hafidz,S.Pd.,M.Pd.I menyampaikan, melalui kegiatan upgrading ini diharapkan seluruh guru dan tenaga kependidikan semakin memahami perannya sebagai pelayan pendidikan sekaligus pelaku dakwah persyarikatan. Penguatan nilai-nilai berkhidmat, profesionalisme, kolaborasi, dan inovasi juga diharapkan mampu melahirkan sekolah-sekolah Muhammadiyah yang unggul, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta semakin dipercaya oleh masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar berkelanjutan PCM Klojen dalam membangun ekosistem pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan sebagai wujud dakwah amar ma'ruf nahi munkar melalui bidang Pendidikan,” ungkapnya.(asa)

Bagikan: