Jangan Makan Dulu! Ini 5 Sunnah saat Idul Adha
Wah, besok sudah Hari Raya Idul Adha nih, WargaMU! Nggak terasa ya, tepat pada Rabu, 27 Mei 2026 esok hari, kita bakal kembali merayakan Lebaran Kurban dan mengumandangkan takbir bersama. Nah, sambil mempersiapkan pakaian terbaik untuk dipakai ke tanah lapang besok pagi, yuk kita intip panduan ibadah dari
Karena sudah telanjur terbiasa dengan euforia Idulfitri, banyak dari kita yang tidak sengaja menyamakan aturan sunnahnya. Padahal, urusan makan sebelum shalat antara Idulfitri dan Iduladha itu justru berkebalikan, WargaMU!
Biar esok pagi ibadah kita makin afdal dan mendatangkan banyak pahala, yuk kita bedah aturan makan ini beserta 5 amalan sunnah lainnya yang sering terlupakan!
Perbedaan Sunnah Makan: Idulfitri vs Iduladha
Sebelum kita melihat daftar amalannya, coba ingat-ingat lagi kebiasaan besok pagi. Apakah kamu sudah berencana sarapan berat sebelum berangkat shalat Id? Kalau iya, yuk direm dulu sebentar!
Pada Hari Raya Idulfitri, kita memang disunnahkan untuk makan terlebih dahulu (biasanya menyantap kurma dalam jumlah ganjil) sebelum berangkat ke masjid atau lapangan. Hal ini dilakukan sebagai simbol penanda yang tegas bahwa kewajiban puasa Ramadan telah usai.
Nah, kalau Iduladha justru sebaliknya. Rasulullah SAW sangat menganjurkan kita untuk menahan makan terlebih dahulu sejak terbit fajar sampai shalat Id selesai dilaksanakan.
Rasulullah SAW bersabda:
"Rasulullah SAW tidak keluar pada hari Idulfitri sebelum makan, dan beliau tidak makan pada hari Iduladha sehingga beliau kembali (dari shalat Id), lalu beliau makan dari daging hewan kurbannya." (HR. Ahmad).
Hikmahnya manis banget, WargaMU. Syariat ini menganjurkan agar makanan pertama yang masuk ke mulut kita di hari raya kurban adalah berkah dari daging hewan yang disembelih setelah shalat nanti. Tapi tenang, buat kamu yang tahun ini belum berkesempatan berkurban, sunnah menahan makan ini tetap berlaku pahalanya kok!
5 Amalan Sunnah Sebelum dan Sesudah Shalat Iduladha
Selain menahan makan, pastikan kamu dan keluarga juga menghidupkan lima amalan utama yang bersumber dari laporan edukasi religi Detik.com berikut ini:
1. Menahan Makan Sejak Fajar hingga Selesai Shalat
Ayo tantang diri sendiri esok pagi! Setelah shalat Subuh dan mandi, usahakan perut tetap kosong ya. Jagalah "puasa sebentar" ini sampai khatib selesai menyampaikan khotbahnya di mimbar.
2. Mengumandangkan Takbir Sesuai Adab
Bertakbir di malam hari raya sampai pagi hari adalah syiar yang luar biasa. Tapi ingat adabnya ya, WargaMU. Kumandangkan takbir dengan khusyuk dan tertib, tidak perlu berteriak histeris. Perlu diingat juga, waktu takbir Iduladha (takbir muqayyad) itu panjang banget, lho! Sunnahnya dibaca setiap selesai shalat fardhu mulai dari subuh hari Arafah (9 Dzulhijjah) sampai waktu ashar di hari Tasyrik terakhir (13 Dzulhijjah).
3. Mengambil Rute Berangkat dan Pulang yang Berbeda
Pernah memperhatikan tidak, kenapa Rasulullah SAW selalu lewat jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang shalat Id? Hikmah sosialnya luar biasa, WargaMU. Dengan mengambil rute yang berbeda, kita punya kesempatan untuk menyapa, tersenyum, dan berbagi kebahagiaan dengan lebih banyak tetangga yang kita papas di jalan.
4. Mandi, Memakai Pakaian Terbaik, dan Berwangi-wangian
Sebelum melangkah ke lapangan, sempatkan untuk mandi sunnah Id, memotong kuku, dan merapikan diri. Setelah itu, keluarkan pakaian terbaikmu. Tidak harus baru atau mahal, yang penting bersih, suci, dan rapi. Khusus untuk kaum adam, jangan lupa semprotkan parfum non-alkohol terbaikmu ya, biar ibadah makin segar dan nyaman.
5. Mengajak Seluruh Anggota Keluarga ke Lapangan
Rasulullah SAW memerintahkan agar semua orang keluar merayakan Iduladha, termasuk anak-anak, remaja, bahkan wanita yang sedang haid. Bagi wanita yang sedang berhalangan, mereka memang tidak ikut shalat, tetapi disunnahkan tetap hadir di pinggir lapangan untuk mendengarkan khotbah dan ikut mengaminkan doa-doa kebaikan bersama jamaah lainnya. Indah banget, kan?
Kesimpulan: Rayakan Hari Kurban dengan Ilmu
Nah, sekarang WargaMU sudah tahu kan kalau besok pagi kita dianjurkan untuk tidak sarapan dulu? Menjalankan ibadah dengan landasan ilmu fikih praktis seperti ini akan membuat perayaan Iduladha kita jadi jauh lebih bermakna. Yuk, kita siapkan fisik dan hati yang bersih untuk menyambut hari esok. Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H, WargaMU!
Referensi
MUI.or.id. "
".5 Amalan Sunnah Sebelum dan Sesudah Shalat Idul Adha Detik.com. "
".Amalan Sunah Sebelum dan Sesudah Salat Idul Adha