Pengajian PCM Klojen Usung Pentingnya Sinergi & Kolaborasi

Pengajian PCM Klojen Usung Pentingnya Sinergi & Kolaborasi

28 September 2026
Administrator
Dakwah 13 kali dibaca


Dalam acara gema pengajian Ahad pagi, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) kecamatan Klojen Kota Malang, pada Ahad (27/9) menghadirkan ustad Dr Saiful Amien M.Pd selaku penceramah. Pengajian yang dihelat di Rumah Sakit Ibu dan Anak Muhammadiyah (RSIAM) di Jalan KH Wahid Hasyim no 26 kota Malang ini diikuti ratusan warga Muhammadiyah dan Aisiyah.

 

Penceramah yang juga kepala Devisi PPUT & dosen FAI Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut mengusung tema ‘Sinergi Ranting dan AUM, Memperkuat Akar Organisasi Dalam Melayani Umat’. Pengajian yang diadakan sejak pukul 06.00 wib ini diawali dengan  makan bersama warung gratis perharsia.  

 

Dalam pemaparannya, ustad Saiful menyampaikan bahwa dalam hidup ini selalu ada masalah dan harus disadari saat kita diberi masalah, bahwa Allah Swt sedang menguji kita. “Ujian ini untuk menaikkan derajad manusia, sehingga saat kita menghadapi suatu permasalahan hendaknya selalu bersabar dan tidak berhusnodzon atau berburuk sangka kepada Allah Swt,” tuturnya.

 

Saat di surga nanti, lanjut pria berkacamata itu, masalah sudah tidak ada. Maka kita harus mempersiapkan diri untuk bisa menyelesaikan masalah dan menggapai surge-Nya. “Untuk menghadapi masalah maka perlu kerjasama dan sinergi. Dalam hal ini yaitu kerjasama yang dilandasi oleh kebaikan dan ketaqwaan, agar apa yang kita lakukan mendatangkan manfaat,” jelas ustad Saiful.

 

Lebih lanjut dia menyampaikan, begitu juga dalam berorganisasi seperti dalam Muhammadiyah, semua elemen yang ada, misalnya Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) harus mendapat dukungan penuh dan dijalankan dengan baik oleh para pengurus Muhammadiyah, mulai dari ranting, cabang hingga pengurus daerah. “Dengan demikian, apabila itu berjalan dengan baik Muhammadiyah akan kuat dalam berbagai hal, khususnya dalam melayani umat,” beber Saiful.

 

Pernyataan senada disampaikan oleh ketua PCM Klojen, Hafidz, S.Pd., M.Pd.I. Menurutnya, bahwa DNA-nya Muhammadiyah itu adalah DNA yang unggul, karena yang diusung saja Risalah Islam Berkemajuan/Berkeunggulan (RIB). Dalam hal ini, motivasinya adalah "Fastabiqul Khairat", artinya berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik.

 

“Sehingga dari hal tersebut akan terbangun sebuah sistem yang kokoh dan kuat.

Karena itu Muhammadiyah, melalui ranting dan AUM ingin mewujudkan untuk membangun sistem serta membina warganya, dan dua-duanya penting dalam melahirkan keshalihan sosial,” uarinya.

 

Terpisah, Direktur RSIA Muhammadiyah Malang, dr. Farida Razany, MMRS. menyampaikan pentingnya sinergi antara ranting dan AUM, khususnya AUMKES yang ada di wilayah ranting gandekan Kauman Klojen. Dalam hal itu, pihaknya juga menyampaikan manfaat dari pemanfaatan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) untuk mengakses layanan AUMKES.

 

Setiap warga Muhammadiyah dan Aisiyah, kata dia, hendaknya memiliki KTAM, sebagai salah satu komitmen dalam ber-Muhammadiyah. Selain itu, saat mengakses AUMKES nantinya akan mendapat pelayanan yang baik serta harga khusus, terutama untuk pemeriksaan kesehatan di RSIAM Malang.(asa)

Bagikan: