Pengajian PCM Klojen Usung Pentingnya Sinergi & Kolaborasi
Dalam acara gema pengajian Ahad pagi, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) kecamatan Klojen Kota Malang, pada Ahad (27/9) menghadirkan ustad Dr Saiful Amien M.Pd selaku penceramah. Pengajian yang dihelat di Rumah Sakit Ibu dan Anak Muhammadiyah (RSIAM) di Jalan KH Wahid Hasyim no 26 kota Malang ini diikuti ratusan warga Muhammadiyah dan Aisiyah.
Penceramah
yang juga kepala Devisi PPUT & dosen FAI Universitas Muhammadiyah Malang
(UMM) tersebut mengusung tema ‘Sinergi Ranting dan AUM, Memperkuat Akar
Organisasi Dalam Melayani Umat’. Pengajian yang diadakan sejak pukul 06.00 wib
ini diawali dengan makan bersama warung
gratis perharsia.
Dalam pemaparannya, ustad Saiful menyampaikan
bahwa
dalam hidup ini selalu ada masalah dan harus disadari saat kita diberi masalah,
bahwa Allah Swt sedang menguji kita. “Ujian ini untuk menaikkan derajad manusia,
sehingga saat kita menghadapi suatu permasalahan hendaknya selalu bersabar dan
tidak berhusnodzon atau berburuk sangka kepada Allah Swt,” tuturnya.
Saat di
surga nanti, lanjut pria berkacamata itu, masalah sudah tidak ada. Maka kita
harus mempersiapkan diri untuk bisa menyelesaikan masalah dan menggapai surge-Nya.
“Untuk menghadapi masalah maka perlu kerjasama dan sinergi. Dalam hal ini yaitu
kerjasama yang dilandasi oleh kebaikan dan ketaqwaan, agar apa yang kita
lakukan mendatangkan manfaat,” jelas ustad Saiful.
Lebih lanjut
dia menyampaikan, begitu juga dalam berorganisasi seperti dalam Muhammadiyah,
semua elemen yang ada, misalnya Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) harus mendapat
dukungan penuh dan dijalankan dengan baik oleh para pengurus Muhammadiyah,
mulai dari ranting, cabang hingga pengurus daerah. “Dengan demikian, apabila
itu berjalan dengan baik Muhammadiyah akan kuat dalam berbagai hal, khususnya
dalam melayani umat,” beber Saiful.
Pernyataan
senada disampaikan oleh ketua PCM Klojen, Hafidz, S.Pd., M.Pd.I. Menurutnya,
bahwa DNA-nya Muhammadiyah itu adalah DNA yang unggul, karena yang diusung saja
Risalah Islam Berkemajuan/Berkeunggulan (RIB). Dalam hal ini, motivasinya
adalah "Fastabiqul Khairat", artinya berlomba-lomba untuk menjadi
yang terbaik.
“Sehingga
dari hal tersebut akan terbangun sebuah sistem yang kokoh dan kuat.
Karena
itu Muhammadiyah, melalui ranting dan AUM ingin mewujudkan untuk membangun
sistem serta membina warganya, dan dua-duanya penting dalam melahirkan
keshalihan sosial,” uarinya.
Terpisah,
Direktur RSIA Muhammadiyah Malang, dr. Farida Razany, MMRS. menyampaikan
pentingnya sinergi antara ranting dan AUM, khususnya AUMKES yang ada di wilayah
ranting gandekan Kauman Klojen. Dalam hal itu, pihaknya juga menyampaikan
manfaat dari pemanfaatan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) untuk mengakses
layanan AUMKES.
Setiap warga Muhammadiyah dan Aisiyah, kata dia, hendaknya memiliki KTAM, sebagai salah satu komitmen
dalam ber-Muhammadiyah. Selain itu, saat mengakses AUMKES nantinya akan
mendapat pelayanan yang baik serta harga khusus, terutama untuk pemeriksaan kesehatan
di RSIAM Malang.(asa)