Halal Bi Halal PDM Kota Malang: Merawat Alam, Menjaga Kehidupan, dan Memperkuat Sinergi Umat
KOTA MALANG – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang sukses menggelar acara Halal Bi Halal akbar yang mempertemukan ribuan warga persyarikatan dengan berbagai elemen penting masyarakat. Acara yang berlangsung meriah ini dilaksanakan kemarin, tanggal 19 April 2026, bertempat di Gedung Oentoro Koesmardjo, Pangkalan TNI AL (Lanal) Kota Malang.
Mengangkat tema besar "Merawat Alam, Menjaga Kehidupan", gelaran ini dihadiri oleh sedikitnya 3.000 warga Muhammadiyah dan 'Aisyiyah se-Kota Malang. Hadir pula sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. KH. Din Syamsuddin, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, anggota DPR RI dr. Gamal Albinsaid, serta tokoh-tokoh dari kalangan Nahdliyin, Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan jajaran Forkopimda.
Pesan Lingkungan dan Kemandirian Ketua PDM Kota Malang, Abdul Haris, mengungkapkan bahwa tema yang diangkat tahun ini merupakan bentuk kesadaran Muhammadiyah terhadap pentingnya menjaga ekosistem alam. Menurutnya, merawat lingkungan adalah kunci untuk mencegah terjadinya berbagai bencana di masa depan.
"Melalui tema ini, kita ingin memberikan kontribusi dan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Kita juga mengajak warga untuk selalu mandiri guna menghadapi situasi apa pun, sekaligus menjaga ukhuwah yang telah terjalin baik dengan berbagai elemen masyarakat sehingga tercipta kehidupan yang mapan dan berkemajuan," ujar Abdul Haris usai acara.
Apresiasi dari Wali Kota Malang Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang turut hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas peran nyata Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di Kota Malang. Ia menyebut Muhammadiyah sebagai pilar penting dalam pembangunan sosial, pendidikan, dan kesehatan.
"Kontribusi Muhammadiyah melalui program-programnya sangat sejalan dengan visi kami, seperti Ngalam Pinter di bidang pendidikan dan Ngalam Tahes di bidang kesehatan. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Muhammadiyah guna mewujudkan Malang yang Mbois dan berkelas," ungkap Wahyu Hidayat.
10 Etika Ukhuwah Din Syamsuddin Sebagai pembicara utama, Prof. Din Syamsuddin memberikan pesan mendalam mengenai penguatan ukhuwah Islamiyah. Ia menekankan bahwa perbedaan adalah sebuah keindahan yang tidak boleh memicu gesekan atau konflik baru.
Din Syamsuddin mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk mempraktikkan 10 prinsip etika ukhuwah, di antaranya: mencintai karena Allah, saling mengucapkan salam, husnudzon, tabayyun, saling menolong dalam kebaikan, menghormati perbedaan pendapat, serta saling mendoakan.
"Janganlah kita mengotak-kotakkan kaum tertentu. Justru di acara seperti ini, kita harus saling mengundang, misalnya mengundang saudara-saudara dari kaum Nahdliyin. Dengan demikian, akan semakin menguatkan ukhuwah serta mewujudkan kehidupan umat dengan penuh kedamaian," tutur tokoh kelahiran Sumbawa tersebut.
Harapan Sinergi ke Depan Acara Halal Bi Halal ini diharapkan menjadi momentum penguatan kolaborasi antara Muhammadiyah dengan Pemerintah Kota Malang, kalangan swasta, serta organisasi kemasyarakatan lainnya. PDM Kota Malang berkomitmen untuk terus mengambil peran penting dalam berbagai sektor guna mewujudkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin dan kehidupan masyarakat yang bermartabat.