PDM Kota Malang Buka Peluang Studi di Turki bagi 200 Siswa
MALANG KOTA — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang melalui Majelis Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) dan Pendidikan Non-Formal (PNF) terus berkomitmen memperluas cakrawala pendidikan kadernya. Terbaru, mereka sukses menggelar Workshop Study Abroad Turkey yang bertempat di kantor PDM Kota Malang pada Kamis kemarin.
Workshop internasional bagi 200 siswa Muhammadiyah Malang Raya
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 siswa kelas XI yang berasal dari SMA, MA, dan SMK Muhammadiyah se-Malang Raya. Workshop ini menghadirkan langsung perwakilan dari Karabuk Universitesi, Turki, untuk memperkenalkan berbagai peluang studi dan skema beasiswa pendidikan tinggi di negara lintas benua tersebut.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua PDM Kota Malang Prof. Dr. Triyo Supriyatno, jajaran Majelis Dikdasmen dan PNF, serta Ketua Dikdasmen Kabupaten Malang dan Kota Batu. Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung kemajuan pendidikan di lingkungan Muhammadiyah.
Membuka wawasan global dan potensi pendidikan di Turki
Mengutip pernyataan dari Ketua Dikdasmen PDM Kota Malang, Zainullah, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membuka wawasan global para siswa sejak dini. Beliau menekankan pentingnya bagi siswa untuk mengetahui standar dan atmosfer pendidikan di luar negeri sebagai bekal masa depan.
"Agar para siswa punya wawasan seperti apa pendidikan di luar negeri. Turki adalah potensi yang baru untuk kita," ujar Zainullah dalam sambutannya. Langkah ini diharapkan dapat menjadi pintu pembuka bagi para kader untuk mencicipi pendidikan internasional.
Lebih dari sekadar beasiswa: Perjalanan intelektual dan karakter
Berdasarkan penjelasan dari Wakil Ketua PDM Kota Malang, Prof. Dr. Triyo Supriyatno, belajar di luar negeri bukan hanya soal mengejar bantuan finansial atau beasiswa semata. Beliau melihat ada nilai yang jauh lebih besar yang bisa didapatkan oleh para siswa saat menempuh studi internasional.
"Ini kesempatan yang bagus untuk journey of intellectual, character building, and cross culture understanding," tegas Prof. Triyo. Menurutnya, pengalaman tinggal di luar negeri akan membentuk karakter dan pemahaman budaya yang mendalam bagi para peserta didik.
Dukungan dan apresiasi dari dinas pendidikan
Inisiatif PDM Kota Malang ini juga mendapat sambutan hangat dari pihak pemerintah. Diambil dari pernyataan Kepala Cabdindik Wilayah Kabupaten Malang, Dwi Anggraeni, pihaknya sangat mengapresiasi langkah nyata Muhammadiyah dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak bangsa melalui partisipasi global.
"Terima kasih atas komitmen PDM Kota Malang untuk terus mengembangkan kualitas pendidikan anak Indonesia melalui partisipasi global di pendidikan tinggi luar negeri," ungkap Dwi Anggraeni.
Workshop ini sendiri menghadirkan tiga pemateri utama dari Karabuk Universitesi, yakni Prof. Dr. Ismail Rakip Karas selaku Wakil Rektor, didampingi oleh Hasan Terzi dan Ilker Erdonmez. Prof. Ismail menjelaskan bahwa Karabuk Universitesi telah menjalin hubungan erat dengan Indonesia, termasuk melakukan pertemuan dengan sembilan boarding school di berbagai wilayah di tanah air.