Mengenal Suara Muhammadiyah: Media Dakwah Tertua yang Terus Mencerahkan
Melansir dari informasi resmi di laman Suara Muhammadiyah, majalah ini merupakan media resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang memiliki sejarah panjang sejak masa perintisan oleh K.H. Ahmad Dahlan dan Haji Fachrodin pada tahun 1915 (1333 H). Sebagai salah satu media tertua di Indonesia yang masih eksis, Suara Muhammadiyah telah bertransformasi menjadi kekuatan literasi yang modern tanpa meninggalkan akar perjuangannya.
Kini, pengelolaan Suara Muhammadiyah telah berkembang menjadi entitas bisnis profesional yang dikelola oleh KORPORAT PT SYARIKAT CAHAYA MEDIA (SCM). Sebagai Amal Usaha milik Pimpinan Pusat Muhammadiyah, PT SCM tidak hanya mengelola majalah cetak dan digital, tetapi juga membawahi berbagai unit bisnis strategis seperti:
Toko Suara Muhammadiyah: Penyedia atribut dan kebutuhan warga persyarikatan.
Penerbitan & PH: Mengelola produksi buku dan konten audiovisual.
SCM EO & Advertising: Melayani kebutuhan event organizer dan periklanan kreatif.
Transformasi ke arah korporasi di bawah PT Syarikat Cahaya Media (SCM) ini bertujuan agar dakwah Muhammadiyah memiliki kemandirian ekonomi yang kuat. Dengan motto “Meneguhkan dan Mencerahkan”, Suara Muhammadiyah yang kini dipimpin oleh Prof. Haedar Nashir terus berupaya menjadi pusat informasi yang kredibel sekaligus pilar ekonomi yang mandiri bagi persyarikatan. Kehadirannya membuktikan bahwa nilai-nilai dakwah dapat berjalan beriringan dengan manajemen bisnis syariah yang profesional.
Referensi:
Suara Muhammadiyah:
Tentang Suara Muhammadiyah