Saat PDM Kota Malang Sosialisaikan SATUMU

Saat PDM Kota Malang Sosialisaikan SATUMU

06 September 2026
Administrator
Dakwah 46 kali dibaca

Kota Malag - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kota Malang menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi Satu Data Muhammadiyah (SATUMU) di aula kantor PDM setempat pada Minggu (6/9) malam. Dalam gelaran ini pihak PDM kota Malang menghadirkan nara sumber atau pemateri dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. 


Bimtek ini diikuti dan atau diperuntukkan 5 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), 78 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) yang ada di kota Malang. Dari 80 orang yang mengikuti agenda ini, juga terdiri dari calon agen dan verifikator aplikasi SATUMU. 

Terkait kegiatan ini, ketua PDM kota Malang, Abdul Haris menyampaikan jika aplikasi SATUMU ini sangat penting dan merupakan amanah dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah serta Muktamar Muhammadiyah. Sehingga semua PCM dan PRM di kota Malang harus melaksanakannya dengan baik. 

"Dalam SATUMU ini, semua data yang berkaitan dengan Muhammadiyah akan terintegrasi dengan optimal. Seperti halnya berapa banyak jumlah warga Muhammadiyah yang terdaftar atau mempunyai Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM)," jelas Harus. 

Selain itu, lanjut dia, berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), berapa jumlah PDM, PCM dan PRM secara nasional akan terdeteksi atau tercatat dalam aplikasi SATUMU ini. "Dengan demikian, kedepan akan lebih memudahkan merealisasikan berbagai program Muhammadiyah, baik di pusat maupun daerah," urai Haris. 

Dalam kesemparan ini, pihaknya juga mengapresiasi antusias peserta karena dari PCM, PRM, calon agen dan verifikator aplikasi SATUMU ini sangat tinggi. Sehingga kedepan diharapkan PDM kota Malang akan menjadi salah satu PDM yang aktif dan menjadi pilot project dalam penggunaan aplikasi tersebut. 

Setelah diadakan bimtek ini, Haris menargetkan di kota Malang setidaknya ada 156 agen dan verifikator. "Kita optimis ini akan terealisasi dengan baik dan Majelis Pustaka dan Informasi Daerah (MPID) kota Malang maupun MPID PWM Jawa Timur sebagai pelaksana teknis program ini dapat berperan maksimal," pungkasnya.(saf) 
Bagikan: